Rupiah Siang Terpuruk - Nilai ganti rupiah pada dolar Amerika Serikat (USD) pada session siang ini semakin terpuruk ke kisaran level Rp13. 150/USD. Sesaat Indeks Harga Saham Paduan (IHSG) kokoh bertahan di zona hijau mulai sejak session pagi.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, siang ini ada di level Rp13. 166/USD atau lebih buruk di banding penutupan terlebih dulu yang ada di level Rp13. 121/USD. Rupiah berdasar pada Bloomberg ada pada kisaran Rp13. 127-Rp13. 166/USD.
Sesaat, posisi rupiah berdasar pada kurs rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13. 138/USD. Posisi ini terdaftar tak tambah baik dari posisi terlebih dulu di level Rp13. 114/USD.
Berdasar pada data Yahoo Finance, rupiah session I ada di posisi Rp13. 145/USD dengan kisaran harian Rp13. 109-Rp13. 150/USD. Posisi ini berkurang dari penutupan tempo hari yang ada di level Rp13. 125/USD.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah juga tampak tak berdaya pada posisi Rp13. 144/USD. Mata duit Garuda tampak tertekan atau melemah sebesar 29 poin dibanding terlebih dulu Rp13. 115/USD.
Mengenai IHSG session I berhasil bertahan di zona hijau dengan penambahan 22, 92 poin atau 0, 43% ke level 5. 374, 79. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik 27, 98 poin atau 0, 52% ke level 5. 379, 85 serta pada perdagangan tempo hari ditutup kehilangan 21, 45 poin atau setara dengan 0, 40% ke level 5. 351, 88.
Nilai transaksi di bursa Indonesia terdaftar sebesar Rp5, 07 triliun dengan 4, 42 miliar saham diperdagangkan serta transaksi bersih asing Rp581, 9 miliar dengan tindakan jual asing meraih Rp1, 80 triliun serta tindakan beli asing Rp2, 38 triliun. Terdaftar 197 saham menguat, 98 saham melemah serta 93 saham stagnan.
Mengenai saham-saham yang menguat salah satunya PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC). Sedang saham-saham yang melemah salah satunya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood Berhasil Makmur Tbk. (INDF) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar